Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan bahwa hari pertama Ramadhan atau 1 Ramadhan 1431 jatuh pada Rabu (11/8/2010). Untuk itu, malam ini, menurut Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, umat Islam sudah dapat melaksanakan shalat Tarawih.

“Insya Allah malam ini kita menjalankan shalat Tarawih dan besok pagi sudah bisa sahur,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Selasa (10/8/2010). Penetapan awal Ramadhan tersebut berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang berpedoman pada Majelis Tarjih.

Menurut Din, dalam menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, umat Islam seharusnya bersikap hemat. “Karena hakikat Ramadhan adalah imsak atau menahan diri. Harusnya, implikasinya membawa kehidupan yang hemat,” katanya.

Namun kenyataannya, lanjut Din, umat Islam sering kali justru terjebak pada konsumtivisme Ramadhan. Konsumsi umat di bulan Ramadhan, kata Din, justru meningkat hingga dua kali lipat. “Karena rupanya hanya mengubah jadwal makan, tapi volumenya tidak berbeda, malah bertambah karena ada panganan-panganan yang bersifat tambahan,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam jumpa pers hari ini, atas nama Muhammadiyah, Din mengimbau agar umat Islam menjalankan hidup sehat dan hemat selama Ramadhan. Beberapa caranya adalah dengan berhemat, mengonsumsi makanan yang halal, dan berolah raga.

“Juga kesehatan rohani, bagaimana umat Islam menghindarkan diri dari hal-hal yang buruk, penyakit sosial masyarakat, dan kemungkaran,” imbuh Din.

sumber : kompas.com

Enhanced by Zemanta