Pengunjung Pantai Parantritis yang ingin melaksanakan ritual padusan (mandi bersama), Selasa (10/8/2010) besok, diimbau untuk mewaspadai keberadaan ribuan ubur-ubur di sekitar pantai. Jika menempel di badan, ubur-ubur akan meninggalkan racun dan menciptakan rasa sakit yang luar biasa.

“Hari minggu kemarin (8/8) sudah ada 20 pengunjung yang terkena racun ubur-ubur. Bekas tempelan racun akan terasa sakit dan panas. Rasa sakit baru hilang sekitar satu jam kemudian. Bagi yang tidak kuat menahan rasa sakit, bisa menderita sesak nafas,” kata Sekretaris Tim SAR Parangtritis, Taufik M Faqi, Senin (9/8).

Ia mengatakan, ubur-ubur tersebut muncul karena kondisi air laut di bagian tengah sangat dingin di musim pancaroba. Mereka menepi untuk mencari air yang suhunya lebih hangat.

“Di Parangtritis, ubur-ubur sudah ada sejak awal Agustus kemarin. Diperkirakan akan terus ada sampai bulan Oktober nanti,” katanya.

sumber : kompas.com