Sinyal operator seluler GSM Axis di Yogyakarta dinilai telah mencukupi kebutuhan pelanggan, Kamis (29/7/2010). Rata-rata kekuatan sinyal Axis di Yogyakarta tersebut mencapai -75 dbm yang jika digambarkan dalam bentuk bar, akan tampak penuh di ponsel.

Untuk kekuatan akses data 3G Axis di Yogyakarta pun cukup bagus dengan rata-rata sekitar 306 kbps yang diukur di dalam bus yang berjalan dengan kecepatan 40 km/jam. “Kalau untuk EDGE sekitar 31 kbps dalam bus kecepatannya 40-60 km/ jam,” ujar penanggung jawab Radio Network Planning Axis untuk Jawa Tengah dan Yogyakarta, Dodi Ariyanto, dalam perjalanan uji sinyal Axis, di Yogyakarta, Kamis.

Adapun jumlah Base Transceiver Station (BTS) Axis di wilayah Kotamadya Yogyakarta mencapai 40 buah dengan jarak antar BTS yang cukup rapat yakni sekitar 700 meter hingga 1,5 kilometer. “Semakin urban, semakin rapat jarak antar site-nya (BTS). Axis juga akan menambah site (BTS) di area-area yang perlu penambahan,” ujar Manager Radio Network Planning area Jawa Timur, Bali, dan Lombok, Axis, Mardiono Eko dalam kesempatan yang sama.

Menjelang Ramadhan, 28-30 Juli, PT Natrindo Telepon Seluler menguji kekuatan sinyal Axis di sepanjang perjalanan Jakarta-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya. Untuk sepanjang perjalanan dari Purwokerto menuju Yogyakarta, tidak ditemukan blank spot atau kondisi di mana sinyal Axis mati seperti yang ditemukan dalam perjalanan Jakarta-Purwokerto sebelumnya.

“Alhamdulillah sih nyambung terus.Konektiviti-nya sudah continue,” kata Dodi. Uji sinyal tersebut dilakukan untuk menguji kesiapan Axis dalam memenuhi kebutuhan pemudik yang melalui jalur selatan Pulan Jawa.