Sebuah survei oleh Departemen Pendidikan yang mencacah data dari 8.500 remaja di Inggris menunjukkan bahwa satu dari tiap enam remaja putri di negeri itu hamil saat berumur 18 tahun.

Dari para remaja yang hamil di usia dini itu, 46 persen di antaranya memilih untuk melanjutkan proses kehamilan hingga melahirkan, sementara 36 persen lainnya memilih tindakan aborsi.

Seperti diwartakan oleh jaringan beritanews.com.au, sekitar delapan dari tiap sepuluh remaja di Inggris mengaku aktif secara seksual dan nyaris 20 persen remaja putri pernah hamil minimal satu kali sebelum mereka genap berusia 18 tahun.

Kehamilan di kalangan remaja Inggris demikian kerapnya sehingga hampir 80 persen remaja mengaku pernah hamil sekali, 18 persen pernah hamil dua kali, dan sisanya hamil 3 kali.

Inggris adalah negeri dengan angka kehamilan remaja tertinggi di kawasan Eropa barat, dengan frekuensi aborsi mencapai 39.000 kali di kalangan remaja putri yang berusia 15-19 tahun di Inggris dan Wales.