Terus meningkatnya jumlah perempuan penderita HIV di Indonesia mendorong pemerintah terus melakukan antisipasi. Dengan menggandeng sejumlah pihak, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) membagikan satu juta kondom gratis kepada masyarakat menengah ke bawah melalui program Kondom Komprehensif.

“Yang kami utamakan adalah warga, khususnya ibu rumah tangga. Bukan berarti (yang) tidak punya uang tidak bisa terlindungi,” kata Sekretaris KPAN, dr Nafsiah Mboi, saat Penandatanganan Kesepakatan Program Kondom Komprehensif antara KPAN, BKKBN, dan Yayasan PBB untuk Aktivitas Populasi (UNFPA), Senin (5/7/2010) di Jakarta.

Menurut dr Nafsiah, keunikan kondom komprehensif ini terletak pada kebebasan perempuan untuk menggunakan kondom guna melindungi dirinya tanpa harus tergantung pada pria.

Kondom perempuan diperlukan karena tingkat penggunaan kondom laki-laki masih rendah dan ini mengancam hidup pasangannya. Perempuan, kata Nafsiah, berhak melindungi dirinya terhadap penularan penyakit dan kehamilan yang tak direncanakan. Penularan pada perempuan bisa berakibat penularan pada anak/bayi.

Satu juta kondom yang tersedia bakal didistribusikan ke 12 provinsi di Indonesia dengan pembagian 90 persen kepada KPAN yang nantinya akan didistribusikan melalui outlet-outlet yang terdapat di daerah rawan AIDS, seperti Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa, Bali, dan Papua. Sementara itu, 10 persen akan diberikan kepada BKKBN untuk digunakan sebagai kampanye penggunaan kondom.

Selain itu, KPAN akan menggunakan jasa trainer untuk mengajarkan cara pemakaian kondom yang benar. Trainer tersebut harus lebih dahulu menggunakan kondom tersebut. “Kalau sudahmarried dan dia (trainer) wanita, maka harus mencobanya. Kalau dia laki-laki, coba pada istrinya. Kalau belum married, minta orang coba karena ada session tanya-jawab tentang ini,” lanjut dr Nafsiah.

Hingga saat ini, outlet kondom yang tersedia di Indonesia telah ditempatkan di wilayah-wilayah lokalisasi. Hingga Juli ini telah dibangun 3.000 unit. Rencananya dalam 5 tahun mendatang akan ada penambahan jumlah outlet kondom sebanyak 20.000 unit.