Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, menilai bahwa menjadi pelatih Inggris sama dengan meracuni diri sendiri. Oleh karena itu, ia dua kali menolak tawaran menjadi pelatih “The Three Lions”.

Menurut Fergie, pelatih Inggris akan mendapat tekanan luar biasa baik dari media maupun pendukung “St George Cross”. Contoh terakhir bisa dilihat pada Fabio Capello. Sebelum Piala Dunia 2010 dimulai, Capello disanjung-sanjung sebagai pelatih terbaik dunia yang akan membawa “Tiga Singa” menuju kejayaan. Namun, begitu Capello gagal, ia langsung dihujat seluruh negeri dan dianggap sebagai pelatih terburuk dalam sejarah Inggris.

Karena itulah Ferguson ogah menerima pekerjaan tersebut. “Saya beberapa kali diminta untuk menjadi manajer Inggris. Tentu saja ini mustahil bagi saya untuk menerimanya. Pekerjaan itu penuh racun dan merupakan pekerjaan buruk. Faktanya saya memiliki rintangan pada pekerjaan itu karena saya merupakan orang Skotlandia,” kata Ferguson.

Pelatih yang telah 24 tahun menangani MU itu juga berkomentar mengenai Wayne Rooney yang gagal total di Afrika Selatan. “Semua pemain yang memiliki harapan tinggi gagal di Piala Dunia. Banyak sekali harapan pada Rooney, di mana turnamen ini akan menjadi miliknya. Tapi Rooney tak pernah memiliki pengalaman bagus di Piala Dunia. Wayne akan memiliki kesempatannya lagi dan dia akan melakukan yang lebih baik lagi,” lanjut Ferguson.