Sepeda tidak hanya dikenal sebagai alat transportasi yang sehat, hemat, dan ramah lingkungan. Sepeda juga adalah teman pendamping perjalanan yang menyenangkan.

Firdaus, salah satu anggota komunitas bikepacker, menuturkan, dengan bersepeda ia menemukan banyak pengalaman dan cerita. Dengan sepeda, ia bisa mengalami suatu kenikmatan perjalanan yang tidak ditemukan apabila menggunakan kendaraan lain.

“Dengan sepeda kita bisa bertemu banyak orang, tambah teman baru, banyak pengalaman baru. Dengan bersepeda ada kenikmatan tersendiri,” katanya di sela-sela peresmian Kongres Sepeda Indonesia, Jumat (16/7/2010) di Hotel Sultan, Jakarta.

Dikatakannya, dengan bersepeda ada kenikmatan tersendiri yang ia rasakan. Menikmati pemandangan, menyapa masyarakat yang dijumpai sepanjang perjalanan, bertemu teman-teman baru sesama pecinta sepeda adalah hal yang membuat bersepeda adalah kegiatan yang sangat menyenangkan.

“Senyum, sapa, salam. Itulah yang dilakukan sepanjang bersepeda ke setiap orang yang dijumpai di perjalanan. Senang ketemu banyak orang,” jelas pria berumur 29 tahun tersebut.

Firdaus adalah salah satu pecinta sepeda yang tergabung dalam komunitas Bikepacker, yakni komunitas sepeda yang melakukan perjalanan jarak jauh, baik nasional ataupun internasional.

Ditambahkannya, para pecinta sepeda lebih senang bersepeda di luar kota atau pedesaan yang jauh dari keriuhan, debu, dan polusi kota. Kesegaran dan keindahan alam pedesaan adalah alasan para pesepeda mau untuk berjam-jam bahkan berhari-hari sampai ke daerah tersebut.

“Di kota banyak debu dan polusi. Makanya, banyak pesepeda yang senang bersepeda ke luar kota,” tutur pria yang pernah melakukan perjalanan bersepeda Jakarta-Yogya selama tiga hari. Begitu pula dengan Aristi.

“Saya senang sepeda dari kecil. Dulu pas SMA saya bersepeda dari Bogor ke Jakarta karena sekolah saya di Duren Tiga,” kata Aristi. Ia mengaku pernah pada tahun 2009 bersepeda dari Malaysia ke Vietnam selama 23 hari. “Saya pergi sendiri dan menikmatinya,” lanjutnya.