Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, mimpi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ingin mewujudkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan tidak mungkin dicapai sendirian. Ia membutuhkan bantuan menteri kabinet serta jajarannya, aparat pemerintah daerah, dan komponen bangsa lainnya.

Oleh sebab itu, rapat kerja pemerintah yang rencananya kembali dilaksanakan untuk ketiga kalinya dinilai tidak akan efektif jika tidak disertai komitmen bersama oleh menteri kabinet serta jajarannya dan aparat pemerintah daerah.  “Dibutuhkan komitmen kebangsaan bersama dan kerja keras sungguh-sungguh untuk mewujudkan mimpi tersebut,” katanya.

Marzuki Alie dimintai pendapatnya oleh Kompas, Jumat (16/7) malam, terkait rencana Presiden Yudhoyono menggelar kembali rapat kerja (raker) atau retret di Istana Bogor, Jawa Barat, pada awal Agustus mendatang.

“Tanpa komitmen kebangsaan yang dimiliki bersama, baik menteri kabinet beserta jajarannya dan aparat pemerintah di daerah, mulai dari provinsi sampai kabupaten kota, mau rapat kerja berkali-kali sampai 100 kali, saya kira tidak akan efektif jika tidak disertai komitmen untuk bekerja keras demi rakyat,” tandas Marzuki.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha membenarkan rencana Presiden Yudhoyono menggelar kembali raker pemerintah, yang sering disebut retret pemerintah di Istana Bogor, Jawa Barat, 5-6 Agustus mendatang. “Ya, untuk sinkronis asi dan koordinasi kerja di jajaran menteri, pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” katanya.