Thierry Henry secara resmi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Perancis. Menurut Henry, ini adalah waktu yang tepat untuk mundur sekaligus memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda “Les Bleus”.

Henry melakukan debutnya bersama Perancis 13 tahun lalu. Ia menjadi pemain yang memiliki caps terbanyak kedua setelah Lilian Thuram. Total, Henry telah bermain dalam 123 pertandingan dengan torehan 51 gol.

Henry punya andil besar ketika membawa tim “Ayam Jantan” menjadi juara di Piala Dunia 1998, Piala Eropa 2000, dan Piala Konfederasi 2003. Ia juga mengantar Perancis ke posisirunner up pada Piala Dunia 2006.

Catatan impresif Henry tak hanya itu. Pada Oktober 2007, ia memecahkan rekor pencetak gol terbanyak Perancis sepanjang masa, yang sebelumnya menjadi milik Michel Platini.

Sayangnya, karier Henry bersama “Les Bleus” melempem dalam dua tahun terakhir. Ia melakukan handball yang berujung gol kontroversial William Gallas di babak play-off Piala Dunia 2010 melawan Irlandia. Seluruh penjuru dunia, termasuk rakyat Perancis, langsung mengkritik kecurangan Henry itu.

Di putaran final Piala Dunia, Henry juga tampil buruk. Ia tak masuk skuad utama tim “Ayam Jantan”. Dari tiga pertandingan di Afrika Selatan, Henry hanya bermain dua kali sebagai pemain pengganti.

“Ini adalah akhir bagiku bersama tim nasional,” kata Henry dalam jumpa pers, Kamis (15/7/2010). “Aku sudah memutuskannya sebelum Piala Dunia. Afrika Selatan tidak memengaruhi keputusanku. Aku bisa saja mengumumkannya sebelum Piala Dunia, tetapi aku tak ingin itu (memengaruhi) tim.”

Pria bernama lengkap Thierry Daniel Henry itu kini telah resmi bergabung dengan klub New York Red Bulls di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat. Mengingat usianya yang sudah mencapai 32 tahun, ada kemungkinan Henry juga akan pensiun sebagai pemain di klub tersebut.