Mabes Polri akan mengumumkan hasil penyelidikan terhadap sekitar 1.100 laporan hasil analisis mencurigakan yang dilaporkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ke Polri atau PPATK, Jumat (16/7/2010) mendatang. Hasil penyelidikan akan diumumkan ke publik bersama pihak PPATK.

“Kapolri (Jenderal Bambang Hendarso Danuri akan mengumumkan) bersama PPATK. Itu lengkap,” ucap Kepala Bidang Penerangan Umum Polri Kombes Marwoto Soeto di Mabes Polri, Selasa (13/7/2010).

Seperti diberitakan, dari 1.100 laporan hasil analisis atau LHA itu, 21 di antaranya adalah rekening perwira Polri yang sering mendapat sebutan “rekening gendut perwira Polri”. Marwoto mengatakan, jika dari hasil penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana dalam rekening perwira Polri, maka pihaknya akan memproses hal itu ke jalur hukum. Selain itu, masalah tersebut akan dibawa ke Divisi Profesi dan Pengamanan terkait kode etik.

Ketika ditanya berapa rekening yang diduga terlibat pidana dari 21 rekening tersebut, Marwoto menjawab, “Pokoknya hari Jumat.”