Andres Iniesta sempat ragu-ragu ketika mengeksekusi gol penentu kemenangan Spanyol atas Belanda di final Piala Dunia 2010. Ia tak terlalu yakin apakah dirinya berada pada posisi on side.

Empat menit sebelum babak kedua perpanjangan waktu selesai, Spanyol membuat kemelut di depan kotak penalti Belanda. Cesc Fabregas dengan jitu melepas umpan kepada Iniesta yang tak terkawal di kotak penalti. Tanpa ragu, gelandang Barcelona itu langsung menembak dan lahirlah gol kemenangan tim “Matador”.

Sempat terjadi perdebatan apakah Iniesta dalam posisi offsideatau tidak. Namun, melalui tayangan ulang televisi, terlihat jelas Iniesta tidak melakukan pelanggaran karena masih ada Rafael van der Vaart yang sejajar dengannya.

“Aku hanya menunggu umpan dari Cesc Fabregas dan ia mengirimnya dengan sempurna. Dia sangat cepat. Saat itu kukira aku terperangkap offside. Namun, aku dapat mengontrol bola dan, ketika aku menembak, aku tahu bola pasti akan masuk ke gawang Belanda,” kata gelandang Barcelona itu.

Setelah mencetak gol, Iniesta sempat menengok ke arah hakim garis di belakangnya. Hakim garis ternyata tak mengangkat bendera tanda pelanggaran sehingga gol itu sah. Iniesta pun langsung bereaksi dengan mencopot seragamnya. Aksi copot baju itu langsung diganjar kartu kuning oleh wasit Howard Webb.

“Sangat sulit untuk dijelaskan. Aku hanya bisa bilang bahwa aku bahagia. Sangat bahagia, bermain sepak bola dan melakukan pekerjaanku, mencetak gol paling penting dari semua gol. Membuat semua orang bahagia rasanya tak ternilai,” lanjut Iniesta. Berkat golnya itu, Iniesta juga dinobatkan sebagai man of the match di partai final tersebut.