Media-media Spanyol memuji keberhasilan “Matador” meraih gelar juara dunia. Andres Iniesta dianggap sebagai malaikat yang mengantarkan “La Roja” ke surga juara.

Gelar juara itu merupakan penantian panjang “Matador” sejak keikutsertaannya pada Piala Dunia 1934. Pada pertandingan tadi malam, Spanyol sempat mendapat perlawanan alot dari Belanda, hingga waktu pertandingan harus diperpanjang. Iniesta akhirnya memberikan kemenangan bagi “El Matador” setelah tendangan kaki kanannya gagal dibendung Maarten Stekelenburg pada menit ke-116.

Seantero media Spanyol pun memuji keberhasilan itu. “Mimpi Itu Terwujud,” tulis harian El Pais. “11 Juli merupakan hari bersejarah olahraga Spanyol.”

“Iniesta Membawa Spanyol ke Surga,” tulis Marca. “Piala Dunia ini menobatkan tim terbaik sepanjang masa. Iniesta membawa kami ke Surga,” ulas harian yang cenderung berhaluan ke Real Madrid itu.

“Spanyol, Spanyol, Spanyol,” sebut harian El Mundo, harian yang banyak mewartakan berita seputar Catalan.

Seragam timnas berikut bendera kenegaraan Spanyol bukanlah hal yang paling disukai penduduk Barcelona. Di kompetisi liga, selalu ada persaingan keras antara Madrid yang pro-pemerintah dan tim-tim dari Catalan yang menentang. Namun, prestasi yang diraih pemain-pemain “La Roja”, yang sebagian besar berisi pemain Barcelona, telah menyatukan dua kubu yang selama ini saling beradu punggung.

“Anda kini akan melihat orang-orang keluar di jalan dengan seragam ‘La Roja’ atau dengan bendera Spanyol yang biasanya dianggap tabu di sini,” kata Marcelino Sanchez, yang merayakan kemenangan itu bersama warga kota Barcelona.

Kini rakyat Spanyol siap menyambut los jugadores itu dengan sambutan meriah di Madrid. Pesta ini sengaja mereka siapkan untuk menyongsong Iker Casillas dkk, tidak peduli apakah Spanyol menang atau kalah di final.